SAMPIT, Indoborneo News – Masjid Sayyidul Ihsan Sampit kembali menggelar Shalat Idul Adha 1447 H/2026 M di Jalan D.I Panjaitan, Kelurahan Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu 27/5/2026 sekitar pukul 06.30 WIB.
Bertindak sebagai imam dalam shalat tersebut Guru Muhammad Hasbi Al Hafidz, khatib Ustadz Abdullah, serta muadzin Ghazali.
Pelaksanaan shalat dihadiri jamaah laki-laki dan perempuan hingga memadati bagian dalam masjid, halaman masjid, sampai ruas jalan lingkungan masjid.
Dalam khutbahnya, Ustadz Abdullah menyampaikan bahwa salat Idul Adha berjamaah merupakan simbol persatuan dan kesatuan umat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, sekaligus bentuk ketakwaan kepada Allah dan pengamalan salah satu sunah Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.
baca juga
“Dalam menghidupkan sunah pada hari raya Idul Adha ditandai dengan disembelihnya hewan-hewan kurban, baik itu berupa unta, sapi, atau kambing, sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah,” kata Ustadz.
Ia juga mengatakan beberapa makna yang terkandung di dalam penyembelihan hewan kurban, di antaranya orang yang berkurban berarti menyembelih sifat-sifat dalam dirinya seperti tamak dan rakus. Sifat tersebut merupakan ketidakpedulian terhadap orang lain hingga membawa kepada kejahatan yang bisa mendatangkan murka Allah.
berita lainnya
“Orang yang berkurban berarti dia sudah menghidupkan salah satu sunah Rasulullah serta menghilangkan sifat kikir atau kafir dari dirinya, dan dirinya termasuk orang yang dermawan, dekat dengan Allah, manusia, dan jauh dari api neraka,” tambahnya.
Lalu, orang yang berkurban pada bulan Idul Adha nanti akan berkumpul di surga Allah bersama Nabi Muhammad.

“Berkorban, berarti menyenangkan dan menggembirakan hati orang-orang fakir miskin, itu merupakan suatu ibadah yang sangat agung dan besar pahalanya di sisi Allah,” ungkapnya.
Di akhir shalat berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan berjabat tangan yang dimaknai sebagai penggugur dosa dari perilaku selama bertetangga yang mungkin tidak menyenangkan hati antar sesama.
(Fauji)












