SAMPIT.Indoborneonews.com – Suasana penuh keberkahan dan kekhusyukan mewarnai pelaksanaan ibadah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersama petugas secara rutin melaksanakan salat tarawih berjamaah dan tadarus Al-Qur’an di Masjid At-Taubah sebagai bagian dari pembinaan spiritual.
WBP mengikuti salat tarawih berjamaah dengan tertib dan penuh khidmat. Kebersamaan antara WBP dan petugas terlihat harmonis, menciptakan suasana religius yang menenangkan dan memberikan semangat baru bagi warga binaan dalam menjalani masa pembinaan.
Usai salat tarawih, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an yang diikuti sejumlah WBP dan tamping masjid. Dengan membawa mushaf masing-masing, para peserta membaca ayat suci Al-Qur’an secara bergantian. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual selama Ramadan.

Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum penting bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan memperkuat keimanan.
“Melalui kegiatan tarawih dan tadarus ini, kami berharap warga binaan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk introspeksi diri dan membangun pribadi yang lebih baik,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026).
Ia menambahkan, kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin juga menjadi sarana pembinaan yang efektif dalam membentuk karakter warga binaan.
“Kegiatan keagamaan ini merupakan sarana pembinaan yang efektif dalam membentuk karakter dan memperkuat keimanan warga binaan, sekaligus menciptakan suasana lapas yang kondusif, harmonis, dan penuh keberkahan,” tambahnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif di bawah pengawasan petugas yang dilakukan secara humanis. Melalui kegiatan tarawih dan tadarus ini, diharapkan warga binaan dapat menjadikan Ramadan sebagai momentum perubahan diri, sehingga warga binaan memiliki bekal keimanan yang kuat saat kembali ke tengah masyarakat. (TIMRED)












