Aneh tapi Nyata! Warga Dapat Bisikan Usai Baca Yasin, Pohon Ini Disebut Mirip Bayi Dijaga Ular

Kawasan makam Syekh Basiri, Sungai Langgana, Desa Bapeang, Kecamatan MB Ketapang, Kotim.

SAMPIT.INDOBORNEONEWS– Ada pemandangan tak biasa di kawasan makam Syekh Basiri, Sungai Langgana, Desa Bapeang, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Sebuah pohon di kawasan tersebut menjadi perhatian karena bentuk batang dan rantingnya disebut menyerupai sosok bayi yang seolah dikelilingi ular.

Cerita tentang pohon itu semakin menarik setelah seorang warga mengaku mengalami pengalaman yang tidak biasa sebelum melihatnya. Yono mengatakan, saat berada di kawasan makam dan selesai membaca Yasin, dirinya mendapat bisikan yang mengarahkannya untuk melihat sebuah pohon di sekitar lokasi.

Banner Website

Awalnya, Yono mengaku tidak langsung mempercayai apa yang didengarnya. Ia bahkan sempat menganggap hal tersebut hanya perasaan atau kebetulan. Namun, rasa penasaran akhirnya membuatnya berjalan menuju pohon yang dimaksud.

Foto : Pohon disamping makam syekh Basiri

Setelah berada di dekat pohon, perhatiannya tertuju pada bentuk batang dan bagian ranting yang tampak tidak biasa.

Jika diamati dari sudut tertentu, bagian pohon tersebut membentuk pola yang menurut Yono menyerupai seorang bayi. Sementara bagian lain terlihat seperti bentuk melingkar yang kemudian disebutnya menyerupai ular yang mengelilingi atau menjaga sosok tersebut.

“Awalnya saya tidak percaya dengan bisikan itu. Tapi setelah saya lihat sendiri, ternyata ada bentuk pada pohon yang kalau diperhatikan seperti seorang bayi yang dikelilingi ular,” ujar Yono.

Pengalaman tersebut kemudian ia ceritakan kepada orang-orang yang berada di sekitar kawasan makam. Menariknya, tidak semua orang langsung menyadari bentuk yang dimaksud.

Setelah ditunjukkan secara lebih jelas, sejumlah warga mulai memperhatikan pola pada batang pohon tersebut. Mereka kemudian mengaku melihat bentuk yang dianggap menyerupai gambaran bayi.

“Awalnya tidak ada yang tahu. Setelah saya kasih tahu, mereka ikut melihat dan bilang memang seperti ada gambaran itu,” katanya.

Kawasan makam Syekh Basiri sendiri menjadi salah satu tempat yang didatangi warga untuk berziarah. Lingkungan di sekitarnya masih dipenuhi pepohonan dan tumbuhan alami, sehingga keberadaan pohon dengan bentuk unik tersebut menjadi perhatian tersendiri.

Cerita Yono kemudian membuat rasa penasaran semakin besar. Terlebih, bentuk yang disebut menyerupai bayi dan ular tersebut tidak serta-merta terlihat apabila hanya sekilas memandang.

Pengunjung harus memperhatikan bagian batang dan ranting dari sudut tertentu untuk menemukan pola yang dimaksud.

Yono sendiri tidak memastikan bahwa bentuk tersebut berkaitan dengan hal mistis. Ia hanya menceritakan pengalaman yang dialaminya setelah membaca Yasin serta apa yang kemudian dilihatnya pada pohon tersebut.

Menurutnya, keunikan bentuk pohon itulah yang membuat orang penasaran untuk datang dan melihatnya secara langsung.

“Kalau orang melihat sendiri, mungkin bisa menilai seperti apa bentuknya. Saya hanya menyampaikan apa yang saya alami dan apa yang saya lihat di sana,” tuturnya.

Hingga kini, jenis pohon tersebut juga belum diketahui secara pasti. Warga menyebut bentuknya sekilas menyerupai pohon ketepeng, namun belum ada kepastian mengenai jenis pohon yang tumbuh di kawasan tersebut.

Terlepas dari berbagai penafsiran yang muncul, keberadaan pohon itu menjadi cerita unik tersendiri di kawasan makam Syekh Basiri. Kisahnya berawal dari pengalaman Yono yang mengaku mendapat bisikan seusai membaca Yasin, sebelum akhirnya menemukan bentuk pohon yang dianggap tidak biasa.

Cerita tersebut pun memunculkan rasa penasaran di kalangan warga. Sebagian mungkin melihatnya sebagai pola alami yang terbentuk dari pertumbuhan batang dan ranting, sementara sebagian lainnya melihat bentuk yang menyerupai sosok tertentu.

Pada akhirnya, penilaian mengenai bentuk tersebut kembali kepada masing-masing orang yang melihatnya.

Namun satu hal yang membuat cerita ini menarik, pohon tersebut kini bukan hanya sekadar bagian dari pepohonan di kawasan makam Syekh Basiri. Bentuknya telah menjadi cerita unik yang membuat orang penasaran untuk datang, melihat dari dekat, dan memastikan sendiri apa yang sebenarnya tampak pada batang pohon tersebut. (JK).

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *