Daerah  

King Cobra 3 Meter Mengintai di Bawah Tumpukan Pupuk, Warga Jaya Karet Minta Damkar Turun

Petugas Damkar evakuasi king kobra di Jaya Karet, MHS

SAMPIT.INDOBORNEONEWS– Keberadaan seekor king cobra berukuran sekitar tiga meter membuat warga Desa Jaya Karet, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diliputi kecemasan, Kamis (10/9/2026) pagi.

Ular berbisa itu ditemukan berada di bawah tumpukan pupuk milik warga. Posisi ular yang tersembunyi membuat upaya penanganan tidak bisa dilakukan sembarangan hingga pemilik rumah memilih meminta bantuan petugas pemadam kebakaran (Damkar).

Banner Website

Informasi mengenai keberadaan ular tersebut diterima Pos Damkar Sektor Samuda sekitar pukul 08.40 WIB. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar 18 menit kemudian.

Sesampainya di lokasi, petugas mendapat petunjuk dari pelapor mengenai posisi terakhir ular terlihat. Tim selanjutnya memeriksa tumpukan pupuk yang menjadi tempat persembunyian reptil tersebut.

“Ular terakhir terlihat masuk ke bawah tumpukan pupuk. Karena ukurannya besar dan jenisnya king cobra, warga tidak berani mengambil risiko sehingga langsung meminta bantuan petugas,” kata Angga, warga yang melaporkan kejadian tersebut.

Situasi menjadi cukup menegangkan ketika petugas harus membongkar dan memeriksa bagian bawah tumpukan pupuk untuk memastikan posisi ular.

Dengan menggunakan unit MTPK 12, petugas Damkar Sektor Samuda yang dipimpin Kepala Pos Supianor bersama Saleh dan Tri akhirnya berhasil menemukan dan mengamankan ular tersebut.

“Setelah posisi ular diketahui, petugas langsung melakukan penanganan dengan tetap memperhatikan keselamatan di sekitar lokasi. Ular berhasil kami amankan dan tidak ada korban dalam kejadian ini,” ujar Supianor.

Penanganan berlangsung sekitar 15 menit, mulai pukul 09.00 hingga 09.15 WIB. Proses evakuasi juga mendapat dukungan dari Polsek Jaya Karya Samuda, Koramil Samuda dan Relawan Pemadam Api Samuda (RPAS).

Ular king cobra yang diamankan diperkirakan memiliki panjang sekitar tiga meter. Setelah operasi selesai, seluruh personel kembali ke Pos Damkar Sektor Samuda dan tiba sekitar pukul 09.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami cedera dalam kejadian tersebut. Cuaca saat proses penanganan berlangsung cerah.

Kemunculan ular berukuran besar di sekitar permukiman ini kembali menunjukkan pentingnya kewaspadaan warga, terutama ketika menemukan ular berbisa yang bersembunyi di lokasi sulit dijangkau. Petugas mengimbau warga tidak mencoba menangkap sendiri dan segera meminta bantuan apabila menemukan kondisi serupa. (Sg)

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *