Geger Penemuan Seorang Pria Gantung Diri di Areal Pemakaman Desa Pelantaran

Kejadian ini terjadi di Areal Pemakaman GBI KM.74 Desa Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotim, pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

SAMPIT, Indoborneo News – Polsek Cempaga Hulu jajaran Polres Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan evakuasi penemuan seorang laki-laki berinisial KD (40) dengan kondisi gantung diri di pohon.

Kejadian ini terjadi di Areal Pemakaman GBI KM.74 Desa Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotim, pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Banner Website

Kejadian tersebut sempat mehebohkan warga sehingga melaporkan penemuan tersebut ke kantor Polsek Cempaga Hulu.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, melalui Kapolsek Cempaga Hulu Iptu Edi Hariyanto menjelaskan, bahwa petugas Polsek Cempaga Hulu pada Rabu (10/6) menerima laporan dari masyarakat adanya penemuan seorang laki-laki diduga gantung diri.

baca juga

DPRD Kotim Minta Dinas Perdagangan Turun Tangan, Kelangkaan Minyakita di Sampit Kian Dikeluhkan Warga

Setelah mendapatkan laporan tersebut, anggota Polsek Cempaga Hulu dari petugas Pospol Pelantaran mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), laki-laki tersebut dalam kondisi gantung diri di sebuah pohon  cempedak.

“Kondisi seorang laki-laki yang ditemukan gantung diri dalam keadaan meninggal dunia,“ kata Kapolsek, Kamis (11/6).

baca juga

Kasus Pembunuhan di Desa Tangar Kotim Akhirnya Terungkap, Diduga Pelaku Pengaruh Minuman Keras

Selanjutnya, pihak keluarga memotong tali dengan disaksikan beberapa warga setempat untuk dievakuasi ke rumah orang tua korban.

“Setelah mengetahui kejadian tersebut, petugas kepolisian melakukan olah TKP, ditemukan seutas tali tas nilon berwarna hijau, untuk digunakan melakukan gantung diri,“ jelas Kapolsek.

Menanggapi kejadian ini, permintaan pihak keluarga korban RM yang merupakan orang tua korban agar tidak dilakukan otopsi dan tidak menuntut secara hukum kepada pihak kepolisian

“Atas kejadian tersebut, keluarga menerima dengan iklas atas musibah yang sudah terjadi, dan jenazah  kemudian dilakukan pemakaman terhadap Korban,“ ungkapnya.

Telah dibuatkan surat pernyataan dari orang tua korban agar tidak dilakukan otopsi. Kejadian ini masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Cempaga Hulu.
(Fauji)

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *