Hukum  

Modus Jadi Pembeli, Dua Pria Gasak Rp14 Juta dari Laci Kasir Warung Sembako di Baamang

SAMPIT. INDOBORNEONEWS – Aksi pencurian dengan modus mengelabui korban kembali terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Dua pria yang berpura-pura menjadi pembeli berhasil menggondol uang tunai sekitar Rp14 juta dari laci kasir sebuah warung sembako di Jalan Bumi Raya, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang. Pelaku memanfaatkan momen ketika pemilik warung meninggalkan meja kasir hanya beberapa saat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu warung masih melayani pembeli meski hanya membuka sebagian pintu. Situasi yang terlihat biasa ternyata dimanfaatkan dua pria yang diduga sudah merencanakan aksinya.

Banner Website

Menurut informasi yang dihimpun, kedua pelaku datang layaknya pelanggan biasa. Salah seorang di antaranya meminta minuman teh pucuk dingin kepada penjaga warung. Permintaan itu diduga sengaja dilakukan untuk mengalihkan perhatian pemilik.

Ketika diketahui minuman yang diminta tidak tersedia dalam keadaan dingin, pemilik warung kemudian beranjak meninggalkan meja kasir untuk mengambil lampu. Hanya dalam hitungan detik, salah seorang pelaku diduga langsung membuka laci kasir dan mengambil seluruh uang tunai yang berada di dalamnya.

Setelah berhasil menguasai uang tersebut, kedua pria itu buru-buru meninggalkan lokasi. Aksi mereka berlangsung begitu cepat sehingga tidak langsung disadari korban maupun orang yang berada di sekitar warung.

Kerabat korban, M, mengatakan, pencurian baru diketahui setelah kedua pria itu pergi. Saat dilakukan pemeriksaan, uang hasil penjualan yang disimpan di dalam laci kasir sudah tidak ada.

“Warung masih buka sebagian. Ada dua orang laki-laki datang berpura-pura membeli. Saat pemilik mengambil lampu dan kasir ditinggal sebentar, uang sekitar Rp14 juta di laci langsung hilang,” ujar M saat dikonfirmasi, Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, uang yang hilang merupakan hasil penjualan yang belum sempat diamankan ke tempat penyimpanan lain. Korban sama sekali tidak menyangka orang yang datang sebagai pembeli justru diduga menjadi pelaku pencurian.

“Pelakunya memanfaatkan kelengahan. Begitu pemilik kembali ke kasir, kedua orang itu sudah pergi dan uang di laci sudah tidak ada lagi,” tambahnya.

Korban kemudian berupaya mencari keberadaan pelaku di sekitar lokasi, namun keduanya sudah menghilang. Kerugian yang dialami diperkirakan mencapai sekitar Rp14 juta.

Kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Aparat diharapkan dapat segera mengungkap identitas pelaku, termasuk menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi apabila tersedia untuk mempercepat proses penyelidikan.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi para pemilik usaha agar lebih berhati-hati saat melayani pembeli, terutama pada malam hari. Pelaku kejahatan kerap menggunakan modus berpura-pura menjadi pelanggan untuk mengalihkan perhatian sebelum menguras uang di laci kasir.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penyelidikan maupun identitas dua pria yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku dan memastikan kronologi lengkap kejadian. (Sg)

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *