PALANGKA RAYA, Indoborneo News – Guna mendukung terciptanya sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan profesional di bidang kesehatan, Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya Polda Kalteng kembali menerima 11 Dokter Muda Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Palangka Raya (UPR), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), untuk melaksanakan stase forensik, Senin (8/6/2026) siang.
Kegiatan penerimaan yang dilaksanakan di Aula Gawi Hapakat Rumkit Bhayangkara ini menandai komitmen Rumkit Bhayangkara Polda Kalteng yang kembali dipercayai menjadi wahana pendidikan di bidang forensik. Hal ini sekaligus menjadi bentuk nyata sinergi antara institusi kepolisian dan dunia akademik dalam mencetak tenaga medis yang profesional dan berintegritas.
Selama menjalani stase, para dokter muda nantinya akan mengikuti rangkaian pembelajaran praktik di bidang forensik yang komprehensif, mulai dari pengenalan kasus, pemeriksaan medis, hingga pendalaman aspek medis-legal yang menjadi bagian penting dalam mendukung penegakan hukum melalui pendekatan Scientific Crime Investigation.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, melalui Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya, AKBP dr. Anton Sudarto, menyampaikan bahwa kehadiran dokter muda tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang maksimal dan aplikatif.
baca berita lainnya
“Kami menyambut baik kehadiran para dokter muda yang akan melaksanakan stase forensik di Rumkit Bhayangkara. Diharapkan melalui kegiatan ini, para mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang aplikatif, khususnya di bidang forensik,” ujar AKBP dr. Anton Sudarto.
Ia juga menambahkan bahwa Rumkit Bhayangkara berkomitmen penuh untuk terus mendukung dunia pendidikan dengan menyediakan lingkungan belajar yang kondusif serta pembimbingan yang optimal bagi para peserta didik.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kerja sama berkelanjutan tersebut mampu memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kompetensi para dokter muda, serta memahami peran penting ilmu forensik dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat maupun penegakan hukum di wilayah Kalimantan Tengah.
(Fauji)












