
Pengawas MTs Mujahidin sekaligus Ketua Pokjawas Kotim gelar monitoring ASAS Genap 2025/2026 ditingkat Madrasah, Senin (8/6).
ANTANG KALANG, Indoborneo News – Pengawas MTs Mujahidin sekaligus Ketua Pokjawas Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Riyono, monitoring adanya pelaksanaan ASAS Genap berbasis CandyCBT 2019. Kegiatan berlangsung di sekolah MTs Mujahidin, Antang Kalang, Jalan Andjar Soegianto No. 10, Desa Tumbang Sangai, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin (8/6/2026), sekitar pukul 07.00 hingga selesai.
Turut hadir dalam kegiatan ini, diantaranya Kepala Mts Mujahidin, Hengki, 10 dewan guru dan Staf Tata Usaha, serta perwakilan peserta didik kelas berjumlah 60 siswa dari VII dan VIII.
Dalam kunjungannya, Riyono menyampaikan, bahwa kegiatan kunjungan pengawas ini dilakukan bertujuan untuk memantau langsung pelaksanaan ASAS Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 di MTs Mujahidin. Selain melakukan pengecekan kelengkapan berkas administrasi seperti SK panitia, SK pengawas, daftar peserta, absensi digital, dan berita acara, Bapak Riyono juga mengamati secara saksama proses ujian berbasis teknologi yang diterapkan madrasah.
Tidak hanya itu, Riyono menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada MTs Mujahidin karena mampu menyelenggarakan ASAS dengan menggunakan aplikasi CandyCBT 2019 berbasis komputer dan Android.
Baca berita lainnya
“Di era yang serba teknologi saat ini, kemampuan madrasah untuk beradaptasi dan mengimplementasikan ujian digital adalah sebuah pencapaian yang luar biasa. Maka dari itu, digital yang digunakan untuk sekolah madrasah sebagai wajah digital madrasah yang informatif dan inspiratif,“ kata Riyono.
Dalam kegiatan ini, Riyono juga berdialog dengan para guru mengenai pengelolaan hasil ujian yang dilakukan secara otomatis oleh sistem tanpa koreksi manual, dan memastikan bahwa data nilai peserta terekam dengan valid.
Baca juga
Ia juga menekankan bahwa ASAS yang tertib, transparan, dan memanfaatkan teknologi digital merupakan contoh baik yang patut dipertahankan.
Riyono berharap dengan melalui monitoring tersebut, MTs Mujahidin diharapkan semakin termotivasi untuk terus mengembangkan inovasi digital dalam pembelajaran dan penilaian, menjadi percontohan madrasah berbasis teknologi di Kotawaringin Timur, serta mampu meningkatkan kualitas pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Tetap pertahankan semangat inovasi. ASAS berbasis digital ini adalah bukti bahwa madrasah bisa bersaing. Kami dari Pokjawas Kotawaringin Timur akan terus mendukung penuh,“ imbuhnya.
(Fauji)












