SAMPIT.Indoborneonews.com – Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti halaman dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah, pada momentum perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/tahun 2026.
Dalam semangat berbagi dan mempererat silaturahmi, petugas Lapas Kelas IIB Sampit bersama jajaran Balai Pemasyarakatan (Bapas) Sampit menggelar kegiatan makan bersama dengan seluruh warga binaan pemasyarakatan, Kamis (28/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung sederhana namun sarat makna itu menjadi wujud kebersamaan di momen hari besar keagamaan. Petugas dan warga binaan duduk bersama menikmati hidangan yang sama, menciptakan suasana akrab tanpa sekat.
Momen tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa pembinaan di dalam lapas tidak hanya berfokus pada penegakan aturan, tetapi juga membangun kedekatan emosional dan nilai-nilai kemanusiaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, mengatakan perayaan Iduladha menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan di lingkungan pemasyarakatan.
Menurutnya, kebersamaan seperti ini memiliki makna mendalam, terutama bagi warga binaan yang tengah menjalani proses pembinaan agar dapat kembali menjadi pribadi yang lebih baik di tengah masyarakat.
“Hari ini kita berkumpul bukan sekadar makan bersama, tetapi juga merasakan kebersamaan dalam rasa syukur. Iduladha mengajarkan arti pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Muhammad Yani.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pendekatan pembinaan yang humanis. Kehadiran petugas di tengah warga binaan dalam suasana penuh kekeluargaan diharapkan dapat memberikan motivasi serta semangat baru bagi mereka.
“Kami ingin menghadirkan suasana yang menyejukkan, agar warga binaan merasakan bahwa mereka tetap bagian dari keluarga besar yang harus dirangkul dan dibina bersama,” tambahnya.
Acara berlangsung tertib dan penuh khidmat. Di sela kegiatan, suasana keakraban terlihat jelas saat para petugas dan warga binaan saling bercengkerama dengan penuh rasa hormat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas nikmat yang diberikan, sekaligus memohon keberkahan dan kelancaran dalam proses pembinaan di Lapas Kelas IIB Sampit.
Melalui momentum Iduladha ini, Lapas Sampit berharap nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat perubahan dapat terus tumbuh, sehingga warga binaan semakin termotivasi untuk menjalani masa pembinaan dengan baik dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih positif. (Red)












