Tetap Siaga di Tengah Kabut Asap, Lapas Sampit Jaga Keamanan dan Kesehatan Warga Binaan

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja sekaligus Pelaksana Tugas Kasi Kamtib, Andri Gunawan, bersama Ka KPLP, Hadiyanto Prabowo saat kontrol rutin dengan menyusuri sejumlah area di lingkungan lapas, mulai dari area pengamanan hingga blok hunian warga binaan.

SAMPIT.INDOBORNEONEWS – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit. Di tengah kondisi udara yang kurang sehat, jajaran lapas terus meningkatkan kesiapsiagaan untuk memastikan keamanan lingkungan tetap terjaga sekaligus memberikan perhatian terhadap kesehatan warga binaan.

Upaya tersebut dilakukan melalui kontrol rutin yang dilaksanakan pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini dipimpin Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib), Andri Gunawan, bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka KPLP), Hadiyanto Prabowo.

Banner Website

Kontrol dilakukan dengan menyusuri sejumlah area di lingkungan lapas, mulai dari area pengamanan hingga blok hunian warga binaan. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari deteksi dini untuk memastikan situasi tetap aman dan tertib, sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya gangguan keamanan dan ketertiban.

Bagi jajaran Lapas Sampit, kesiapsiagaan menjadi hal penting yang harus terus dijaga dalam berbagai kondisi. Pengawasan secara langsung memungkinkan petugas mengetahui situasi di lapangan, memastikan kondisi lingkungan tetap terkendali, serta merespons lebih cepat apabila ditemukan hal-hal yang membutuhkan penanganan.

Namun, perhatian petugas kali ini tidak hanya tertuju pada aspek keamanan. Kondisi kesehatan warga binaan juga menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut, terutama di tengah paparan kabut asap yang berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan dan masalah kesehatan lainnya.

Andri Gunawan bersama Hadiyanto Prabowo menyempatkan diri menyambangi kamar-kamar hunian untuk berinteraksi langsung dengan warga binaan. Petugas menyapa mereka, mendengarkan keluhan, serta memantau kondisi fisik guna mengetahui apabila ada warga binaan yang mengalami gangguan kesehatan.

Pendekatan langsung ini menjadi salah satu upaya untuk memastikan warga binaan tetap mendapatkan perhatian selama menghadapi kondisi udara yang kurang bersahabat. Dengan komunikasi yang terbuka, petugas dapat memperoleh informasi mengenai kebutuhan maupun keluhan yang dirasakan warga binaan, sehingga langkah penanganan dapat dilakukan sesuai kondisi yang ditemukan.

Selain melakukan pemantauan, petugas juga membagikan masker kepada warga binaan. Langkah tersebut disertai imbauan agar mereka menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta menggunakan masker untuk membantu mengurangi paparan partikel asap.

Kabut asap memang menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kesehatan lingkungan. Karena itu, upaya pencegahan melalui pembagian masker, pemantauan kondisi fisik, dan pemberian edukasi kesehatan menjadi bagian dari perhatian yang terus dilakukan agar warga binaan lebih terlindungi.

Di sisi lain, kontrol rutin juga menjadi sarana untuk mempererat komunikasi antara petugas dan warga binaan. Kehadiran pimpinan secara langsung di blok hunian memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk menyampaikan kondisi yang mereka alami, sekaligus memperkuat pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Pengamanan dan pelayanan kesehatan merupakan dua aspek yang saling melengkapi. Lingkungan yang aman dan tertib perlu didukung kondisi kesehatan yang terpantau agar aktivitas di dalam lapas dapat berlangsung dengan baik, termasuk ketika wilayah sekitar menghadapi kondisi cuaca dan kualitas udara yang kurang mendukung.

Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, mengapresiasi kesiapsiagaan jajarannya yang tetap menjalankan tugas pengawasan sekaligus memberikan perhatian terhadap kesehatan warga binaan di tengah kabut asap.

“Kontrol rutin ini merupakan bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan keamanan tetap terjaga sekaligus memantau kondisi kesehatan warga binaan. Kami ingin seluruh warga binaan tetap merasa aman dan mendapatkan perhatian yang baik, terlebih dalam kondisi udara yang kurang sehat seperti sekarang,” ujarnya.

Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban harus berjalan seiring dengan pemenuhan pelayanan yang memperhatikan kebutuhan warga binaan. Karena itu, setiap petugas diharapkan tetap sigap menjalankan tugas, peka terhadap kondisi di lapangan, serta memberikan respons yang tepat apabila terdapat warga binaan yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi antarpetugas agar pelaksanaan pengawasan maupun pemantauan kesehatan dapat berjalan optimal. Dengan kesiapsiagaan yang terjaga, berbagai potensi gangguan dapat diantisipasi sedini mungkin, sementara kebutuhan warga binaan tetap menjadi bagian dari perhatian pelayanan sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Sampit menegaskan komitmennya untuk menjaga lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan sehat. Di tengah kabut asap yang menyelimuti Sampit, upaya pengawasan dan kepedulian terhadap kesehatan warga binaan diharapkan dapat terus berjalan beriringan, sehingga pelayanan pemasyarakatan tetap terlaksana secara optimal dengan mengedepankan aspek keamanan dan kemanusiaan. (S)

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *